JoomlaLock.com All4Share.net
Wah...KPK Temukan Modus Baru Suap dengan ATM yang Diberikan ke Kepala Daerah

JAMBERITA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap bupati.

Kali ini yakni Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, Marianus Sae. Marianus Sae sendiri merupakan calon gubernur yang maju di NTT diusung oleh PDIP dan PKB.

Pengumuman hasil OTT ini yang dilakukan Minggu (11/2/2018) disampaikan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan pagi ini di Gedung KPK, Kuningan pagi ini Senin (12/2/2018).

Dalam konfrensi persnya, Basaria mengatakan Bupati Ngada, Marianus Sae, diduga menerima suap total Rp 4,1 miliar. Uang itu diterima Marianus terkait proyek di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Total uang--baik yang transfer atau cash--sekitar Rp 4,1 miliar," kata Basaria.

Ia mengakui ada modus baru dalam pemberian suap ini. Dimana Wilhelmus membuka rekening atas namanya sendiri dan kemudian ATM diberikan ke Marianus.

Wilhelmus Iwan Ulumbus merupakan Direktur PT Sinar 99 Permai yang kerap mendapatkan proyek-proyek infrastruktur di Ngada, NTT.

"Diduga pemberian dari WIU (Wilhelmus Iwan Ulumbu) ke MSA (Marianus Sae) terkait fee proyek di Ngada, karena PT yang bersangkutan mulai tahun-tahun sebelumnya sudah mendapatkan beberapa proyek dan nanti 2018 dijanjikan mendapatkan proyek tersebut lagi," kata Basaria.(sm)

Dibaca 8332 kali
Bagikan ke Medsos !

bannerok2

BERITA 5 BAWAH

  • BERITA JAMBI
  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
19 FebruarI 2018 - 14:10