JoomlaLock.com All4Share.net
KPK Jawab Status Tersangka Zumi Zola, Ini Penjelasannya
Febri Diansyah

JAMBERITA.COM- Status hukum Gubernur Jambi Zumi Zola hingga kini masih kontraversi. Meski Dari surat cegah bepergian ke luar negeri yang dikirimkan KPK ke Ditjen Imigrasi, tertera status Zumi sebagai tersangka.

 


"Iya di dalam surat keputusan tersebut tertulis demikian (status Zumi Zola tersangka)," ucap Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno, ketika dimintai konfirmasi, Kamis (1/2/2018) seperti dikutip dari detik.com.


Zumi dicegah KPK bepergian ke luar negeri sejak 25 Januari 2018 hingga 6 bulan ke depan. Pencegahan itu berkaitan dengan proses penyidikan kasus korupsi dalam proyek di Jambi.


Sayangnya saat dikonfirmasi ke KPK, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah belum memastikannya. “Saya tidak mendengar seperti itu. Saya kira kalau pengumuman tersangka dilakukan secara resmi oleh KPK,”katanya sore ini Kamis (1/2/2018) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

 

Mengenai sinyal kuat dari Komisioner KPK Saut yang menyebutkan sudah ada penggeledahan dan pencegahan, Febri mengatakan jika apa yang disampaikan Komisioner KPK waktu itu adalah bahwa penggeledahan terjadi sesuai dengan KUHAP itu harus di tingkat penyidikan.

 

“Saya kira pak Saut hanya mengatakan bahwa penggeledahan terjadi dan sesuai KUHAP, itu harus di tingkat penyidikan. Hanya itu. Dan juga kemarin disampaikan, terkait pengembangan perkara ini hasilnya akan disampaikan dalam waktu dekat,”katanya.

 

Ditanya soal SOP seharusnya, Febri menjelaskan ada atau tidak penetapan tersangka baru, kasusnya apa, itu nanti akan disampaikan labih lanjut. “Kami tidak akan konfirmasi secara resmi hari ini terkait hasil pengembangan perkara itu. Tapi yang pasti tentu saja, tim masih di lapangan untuk terus melakukan pencarian bukti-bukti yang ada,”jawabnya.

 

Mengenai sampai kapan penyidik di Jambi, Febri mengatakan ia tidak bisa menyampaikan sampai kapan. “Tapi yang pasti sekarang tim masih bekerja, dan dibutuhkan beberapa fokus dan tindakan-tindakan untuk mengumpulkan bukti dalam kasus ini,”pungkasnya.(sm)

Dibaca 6651 kali
Tagar Terkait:
Bagikan ke Medsos !

bannerok2

BERITA 5 BAWAH

  • BERITA JAMBI
  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
19 FebruarI 2018 - 14:10