JoomlaLock.com All4Share.net

bawas1u

Mengejutkan... Ini Pengakuan Lengkap Erwan Setelah KPK Beberkan Sadapan

JAMBERITA.COM- Kasus dugaan suap RAPBD Provinsi Jambi TA 2018 semakin terang benderang. Ini karena para tersangka tidak bisa berkelit sebab KPK juga membeberkan hasil penyadapan pembicaraan telepon. Erwan Malik, salah satu tersangka yang diperiksa pada Rabu kemarin (3/01/2018) juga sudah memberikan keterangan sepenuhnya ke KPK.

 

Saat ditemui di Gedung KPK, Erwan tak banyak bicara. Hanya Lifa Malahanum Ibrahim, kuasa hukumnya yang memberikan keterangan. Berikut ini petikan wawancaranya.

 

Wartawan              : Hari ini apa bu yang dikonfirmasi dari klien anda?

Pengacara Erwan  : Ya mengenai kebenaran kasus ini bahwa demi untuk kebaikan jambi klien kami pak erwan malik sudah sesuai dengan kebenarannya, kebaikan jambi dan kebaikan pemerintahan yang bersih

Wartawan              : Informasinya kan bahwa klien ibu ini hanya mengikuti perintah itu, apa emang ini inisiatif klien anda atau hanya jalankan perintah atasan?

Pengacara Erwan : Klien kami adalah sekda plt melaksanakan tugas sudah habis. Waktu tugas definitifnya 2 bulan sebelum yang kasus ini. Sekda yang definitif sudah lewat 2 bulan yang lalu diganti, jadi klien kami hanya menjalankan arahan dari pimpinan

Wartawan              : Dari gubernur atau dari siapa bu?

Pengacaran Erwan: Yang paling atas yang anda sebutkan tadi

Wartawan              : Oo artinya bahwa ini bukan inisiatif dari klien anda?

Pengacara Erwan  : Sama sekali

Wartawan              : Hanya mengikuti perintah atasannya?

Pengacara Erwan  : Betul

Wartawan              : Waktu pengarahan itu apa yang harus dilakukan klien anda selain menjelaskan mempresentasikan soal APBD 2018?

Pengacara Erwan  : Kalimatnya tidak demikian, melainkan lebih pada perintah yang tersirat dan tersurat ga ada kalimat uang ketok palu, itu permintaan itu.

Wartawan              : Artinya ada permintaan?

Pengacara Erwan  : Permintaan itu berulang bahkan klien kami sampai dipanggil ke ruang kerja dari pimpinan

Wartawan              : DPRD?

Pengacara Erwan  : DPRD (ngangguk)

Wartawan              : Artinya bila ketika ada permintaan, klien anda berkoordinasi langsung atau harus ke atasan?

Pengacara Erwan  : Tidak, langsung melapor kepada atasannya yaitu pak gubernur dan disitulah sebagai seorang pejabat sekda yang plt saja beliau menjalankan arahan untuk jangan permalukan saya

Wartawan              : Artinya memang tidak berinisiatif ya?

Pengacara Erwan  : Sama sekali

Wartawan              : Kemudian gubernur yang memberikan kebijakan kepada klien anda?

Pengacara Erwan : Sangat jelas, jelas sekali

Wartawan              : Kalo menurut klien anda ada intimidasi atau paksaan ga, yang dimintakan oleh anggota dewan?

Pengacara Erwan : Benar demikian terjadi, tapi mungkin rilis dari KPK yang akan lebih menjelaskan, klien kami juga sudah terbuka semuanya sebelum klien kami memberikan keterangan lengkap hari ini terakhir untuk sebagai TSK, sebelumnya yang lain tersangka juga sudah membicarakan hal yang sama dan ada rekaman juga

Wartawan              : Apaan bu rekamannya?

Pengacara Erwan  : Banyak

Wartawan              : Rekaman percakapan antara klien anda dengan anggota dewan atau dengan atasannya?

Pengacara Erwan  : Beberapa, termasuk dengan pimpinannya termasuk dengan atasannya

Wartawan              : Jadi KPK sudah mempunyai semua. Artinya dalam pemeriksaan tersebut klien anda sempat dikonfirmasi tentang hasil sadapan?

Pengacara Erwan  : Betul

Wartawan              : Hari ini klien anda ditanya berapa pertanyaan?

Pengacara Erwan  : Lebih dari 50.(sm)

Dibaca 9114 kali
Tagar Terkait:
Bagikan ke Medsos !

BERITA 5 BAWAH

  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • BERITA JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
08 JanuarI 2018 - 10:24