JoomlaLock.com All4Share.net

bawas1u

Kembalikan Uang Suap, Dosen ini Sebut Hukum Pidana Tak Kenal Maaf
Sopiyan

JAMBERITA.COM- Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu diduga adanya oknum DPRD yang mengembalikan uang dugaan suap "ketok palu" RAPBD 2018 ke KPK.



Pemerhati Hukum Provinsi Jambi Sopiyan mengatakan, siapapun yang mengembalikan uang setelah OTT KPK tetap saja terkena hukuman. "Tetap saja kena, dan hukum pidana itu tidak mengenal kata maaf," kata Sopiyan kepada Jamberita.com, Rabu (7/12/3017).



Menurut Dosen STSIP NH ini, pengembalian uang setelah setelah adanya OTT. "Paling tidak ada keringanan karena sudah mengakui, tetapi tetap saja kena dan tidak bisa, tidak," pungkas Sopiyan.



Seperti diketahui, OTT KPK di Jambi terkait pengesahan RAPBD Jambi menyeret beberapa oknum pejabat serta oknum anggota DPRD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi beberapa waktu lalu.



Empat tersangka yang sudah ditetapkan KPK yakni PLT Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik, Asisten III Saipudin, PLT PUPERA Arfan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono.

 

Selanjutnya, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Mulai dari Gedung DPRD Provinsi Jambi, Kantor Gubernur Jambi, kediaman Erwan Malik, Saipudin, dan Dinas PUPERA.



Penyidik juga setelah menyita sejumlah barang bukti dari penggeledahan ini.(afm)

Dibaca 612 kali
Bagikan ke Medsos !

BERITA 5 BAWAH

  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • BERITA JAMBI
  • OPINI JAMBI