JoomlaLock.com All4Share.net

bawas1u

Pasca Teror di di Mapolres Dharmasraya: Mapolres Bungo Tertutup, Awak Media Dilarang Masuk

JAMBERITA.COM, MUARABUNGO- Mapolres Bungo hingga kini belum mengeluarkan pernyataan apapun Pasca pembakaran Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat. Bahkan awak media yang biasanya bertugas di lembaga ini pun belum diperkenankan masuk.

 

Suasaan tertutup juga terlihat penjagaan ketat di Mapolres Bungo. Semua pengunjung yang masuk baik dari kepolisian atau pun umum harus menggunakan tanda pengenal dan meninggalkan kartu tanda pengenal, pada Selasa (14/11/2017).

 

Bahkan KBO Intel Sarjono meminta maaf kepada awak media ingin masuk ke Mapolres Bungo, selain media belum bisa mendapatkan konfirmasi. Wartawan Tribun yang sudah hampir sampai di gedung belakang sampai diajak untuk keluar lagi oleh anggota polisi. "Tolong media massa belum bisa masuk (ke Mapolres) ya," perintahnya pada anak buahnya yang berjaga di pintu masuk.

 

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Bungo AKBP Budiman Bostang Panjaitan terkait teror terduga teroris di Mapolres Dharmasraya, yang diketahui salah satu diantaranya merupakan warga Kabupaten Bungo, dan satu lainnya tinggal serta berkerja di Bungo.

 

Segenting apakah situasi di Mapolres Bungo menjadi pertanyaan awak media, situasi ini merupakan yang pertama kali terjadi. "Tadi saya sendiri dengan beberapa wartawan lainnya sudah masuk, tapi diminta untuk keluar lagi, kita tidak tahu segenting apa situasi di Mapolres karena belum ada pernyataan resmi," ungkap Jaka wartawan Tribun Jambi.

 

Sumber lain menyebutkan, saat ini Kadensus 88 Anti Teror Mabes Polri tengah berada di Kabupaten Bungo. Densus 88 diyakini masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pembakar Mapolres Dharmasraya.(swarnajambi)

Dibaca 289 kali
Tagar Terkait:
Bagikan ke Medsos !

BERITA 5 BAWAH

  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • BERITA JAMBI
  • OPINI JAMBI