JoomlaLock.com All4Share.net
Nama Kepala BKD Provinsi Jambi Dicatut dan Minta Uang Puluhan Juta, Ini Kata Husairi
Husairi

JAMBERITA.COM- Tiga orang pensiunan guru diduga tertipu oleh oknum yang mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Husairi, dengan modus akan diberikan uang penghargaan sebesar Rp 125 juta.

 

Mereka yang menjadi korban, yakni istri dari Yusuf Helmi yang merupakan seorang guru yang baru pensiun, kedua Ema pensiunan guru SD di Bangko dan yang ketiga Umi Kulsum juga pensiunan guru di Bangko Kabupaten Merangin.

 

Korban salah satunya, Istri Yusuf Helmi menceritakan, bahwa pada hari Senin tanggal 15 Januari 2018 kemarin telah mendapatkan telepon dari orang yang mengaku sebagai Husairi dan mengatakan sedang berada di Jakarta.

 

"Orang tersebut mengatakan bahwa istri Yusuf Helmi salah satu penerima dari bantuan uang penghargaan kepada guru yang pensiun dengan jumlah Rp 125 juta, tetapi harus membayar uang administrasi sebesar 12,7 juta rupiah," terangnya.

 

Setelah berkonsultasi dengan suaminya, maka dikirimlah uang sebesar Rp 12,7 juta rupiah, namun setelah uang tersebut dikirim, istri Yusuf Helmi kembali ditelpon untuk mentransfer kembali uang sejumlah Rp. 25 juta rupiah. 

 

"Yusuf Helmi merasa ada kejanggalan, karena beliau mengenal Husairi, maka Yusuf Helmi beserta istri menemui Husairi untuk meminta penjelasan," jelasnya.

 

Setelah bertemu, Husairi mengatakan sudah satu bulan ini dirinya tidak ke Jakarta bahkan pada hari Senin 15 Januari itu, dirinya sedang berada di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Kemudian pada tanggal 18 Januari dirinya mengambil apel pagi dikantornya.

 

“Itu jelas tidak benar dan merupakan tindakan penipuan yang mengatasnamakan saya. Saya turut prihatin atas penipuan tersebut dan meminta untuk lebih berhati hati," kata Husairi.

 

Sementara pada sore hari pada tanggal 18 Januari 2018 itu juga, Husairi kembali mendapatkan telepon dari pegawai Taspen untuk mengkonfirmasi kebenaran uang penghargaan kepada pensiunan guru, karena dirinya mendapat telepon dari Umi Kalsum yang juga hampir menjadi korban dengan modus yang sama.

 

“Saya mengklarifikasi bahwa itu tidak benar. Alhamdulillah ibu ini belum sempat mentransferkan uangnya,” jelas Husairi.

 

Selanjutnya pada tanggal 19 Januari 2018, Husairi mendapatkan telepon kembali dari Rusman yang berdomisili di Bangko karena istrinya atas nama Ema pensiunan guru juga mengkonfirmasi.

 

Bahwa ada orang yang mengatasnamakan Husairi sedang berada di Jakarta dan mengatakan bahwa Ema mendapatkan bantuan uang penghargaan untuk pensiun, tetapi harus membayar administrasi sebesar 4 juta rupiah. 

 

“Saya katakan kepada Rusman dan istrinya Ema, bahwa itu tidak benar dan merupakan tindakan penipuan yang mengatasnamakan dirinya,”tegasnya.

 

Sehubungan dengan adanya penipuan yang mengatasnamakan dirinya, Husairi menegaskan Kepala BKD Provinsi Jambi, H. Husairi, S.IP, ME tidak pernah menelpon para pensiunan guru dengan modus akan memberikan uang penghargaan dan harus mentransfer uang terlebih dahulu sebagai syarat administrasi.

 

"Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi tidak pernah memberikan bantuan uang penghargaan kepada para pensiunan," katanya.

 

Tindakan tersebut merupakan sebuah penipuan, Husairi meminta kepada pensiunan guru untuk lebih berhati hati lagi, jika mendapatkan telepon yang mengatasnamakan dirinya.

 

"Jika mendapatkan telepon yang mengatasnamakan Kepala BKD Provinsi Jambi, untuk segera mengkonfirmasi ke BKD Provinsi Jambi dan mencatat nomor telepon serta nomor rekening penelpon tersebut untuk segera dilaporkan kepada pihak berwajib," pungkasnya.(afm)

Dibaca 607 kali
Bagikan ke Medsos !

bannerok2

BERITA 5 BAWAH

  • BERITA JAMBI
  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
19 FebruarI 2018 - 14:10