JoomlaLock.com All4Share.net

bawas1u

Bicara Karya Cetak dan Rekam di Makasar, SAH Dorong Pelestarian Aset Bangsa
SAH saat berbicara di Makassar

JAMBERITA.COM- Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Berbicara dalam kapasitas mitra kerja Perpustakaan Nasional di acara Workshop Penguatan Peraturan Perundang-undangan di Bidang “Revisi UU No. 4 Tahun 1990 Tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam” di Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/11/2017).

 

Dalam pertemuan, SAH mengatakan Perpustakaan Nasional adalah lembaga yang memiliki fungsi sebagai perpustakaan pembina, rujukan, deposit, penelitian dan jejaring pustaka. Makanya, fungsi perpustakaan sebagai deposit menjadi hal terpenting karena menjadi landasan dalam melaksanakan fungsi lain.

 

"Idealnya jika perpustakaan mau menjadi rujukan, melakukan pembinaan, pusat penelitian dan jejaring pustaka, fungsi deposit pustaka harus dioptimalkan terlebih dahulu, karena ini menjadi landasan bagi pelaksanaan fungsi lainnya,”jelasnya.

 

Fungsi deposit sendiri merupakan merupakan kewajiban perpustakaan dalam menyimpan dan melestarikan semua karya cetak, karya rekam dan karya elektronik yang diterbitkan di wilayah Indonesia. “Dalam hal ini perpustakaan yang menjalankan fungsi deposit secara nasional adalah Perpustakaan Nasional,” jelas Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra tersebut.

 

Selanjutnya SAH menambahkan, fungsi sebagai perpustakaan deposit yang diberikan kepada Perpustakaan Nasional merupakan amanah UU No  4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

 

"UU ini bertujuan untuk mewujudkan koleksi nasional dan melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan sasaran terhimpun koleksi nasional sebagai hasil budaya bangsa untuk mewujudkan pustaka sebagai deposit."

 

Sehingga dengan adanya perpustakaan deposit kita bisa memiliki rujukan terbaik dalam karya cetak dan karya rekam di Indonesia, sebagai tempat belajar, meneliti dan rekreasi intelektual yang berkualitas, tegasnya.

 

"Pustaka menjadi deposit peradaban, pengetahuan, monumen dan kebanggaan dari perjalanan karya cetak dan rekam di tanah air,” tandasnya.(*/sm)

Dibaca 75 kali
Bagikan ke Medsos !

BERITA 5 BAWAH

  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • BERITA JAMBI
  • OPINI JAMBI