JoomlaLock.com All4Share.net

pers

PPM Resmi Dilepas, Mahasiswa STISIP NH Jambi Ditekankan Tidak Mengharap Jadi PNS
 
JAMBERITA.COM - Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Noerdin Hamzah Jambi resmi dilepas. Mereka ditekankan harus dapat membuat perubahan dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat agar tidak mengharap kerja jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
 
"Harus bisa membuat perubahan, karena kita tahu di Indonesia ini banyak sarjana tapi jarang yang bisa membuat perubahan. Ini juga mengajari mereka untuk peka terhadap isu isu kemasyarakatan," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Rural Community Development) Wenny Ira R, saat ditemui Jamberita.com, Sabtu (9/9/2017).
 
Wenny menjelaskan, setelah para Mahasiswa STISIP NH selama dua bulan di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat baik dalam penelitian, mengkaji, menganalisis, dan mengorganisir.
 
 Itu diharapan mampu menjadi agen perubahan. Sehingga bermanfaat untuk mendukung setiap pembangunan khususnya Jambi. Setidaknya dapat berguna dilingkungan mahasiswa itu sendiri.
 
"Jadi nanti setelah keluar dari STISIP NH, mereka gak hanya mengharapkan kerja jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia kan agen perubahan di masyarakat, terus ini juga merangsang mereka dalam melakukan penelitian," tegas Wenny
 
Wenny menyampaikan, mereka yang dilepas sebanyak delapan kelompok Mahasiswa dan berjumlah 58 orang. Juga yang berbeda dari kampus kampus yang lain. Sebab mereka dibekali terlebih dahulu dengan ilmu pembangunan masyarakat, tehnik fasilitasi, komunikasi, produksi video.
 
"Pelepasan Mahasiswa membangun desa secara simbolis hari ini resmi dilepas, untuk mulai bergerak di beberapa program, yakni Prodi Ilmu Pemerintah dan prodi ilmu komunikasi. Kalau kegiatan dilapangan, sudah dimulai dari Agustus kemaren," kata Wenny.
 
Prodi Ilmu Pemerintahan diataranya, kata Wenny melakukan program pendampingan sekolah bank sampah perempuan, pendampingan festival kampung di desa Senaung dan Penyengat Olak, dan program pendampingan pembangunan ekonomi desa, sementera di Mendalo Indah, Jambi Luar Kota baru memulai pengkajian untuk  kelembagaan adat. 
 
"Dan ilmu Komunikasi kegiatan inti itu, pembuatan Vidieo desa di Mendalo Laut dan pendampingan keprotokoleran dan Humas serta pendampingan media relations," pungkas Wenny.(afm)
Dibaca 290 kali
Tagar Terkait:
Bagikan ke Medsos !

unnamed

BERITA 5 BAWAH

  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • BERITA JAMBI
  • OPINI JAMBI